Dengan demikian orang bumiputra dapat bekerja tetapi tetap sebagai pegawai yang menduduki kelas sosial di bawah orang Belanda.
Itulah bentuknya yang asli dari daily freebies uk masjid tua tersebut ujar Sirad, yang juga salah satu putra La Ode Dika.Pembuatan benteng itu memang merupakan pekerjaan raksasa sebab, seperti ditulis Couvreur, panjang keliling pagar tembok itu mencapai.073 meter dengan tinggi empat meter dan tebal tiga meter.Istilah priyayi sebenarnya berasal dari kata para-yayi yang artinya adik-adik raja, tetapi perkembangannya mengalami perubahan sesuai dengan stratifikasi sosial yang berlaku saat itu.Lalu kelompok masyarakat keturunan mulai dari La Marati ditetapkan sebagai golongan setingkat lebih rendah dari Kaomu yang disebut Walaka.Merupakan Kenyataan yang tidak dapat dipungkiri, bahwa keturunan bangsawan yang terpelajar pada masa itu banyak yang turut dalam perjuangan kemerdekaan melawan Belanda yang ingin menjajah kembali, karena mereka sadar akan nasib bangsanya.Jaman Feodalisme di Eropa merupakan bagian dari sejarah umat manusia yang panjang, karena di Eropa sendiri feodalisme berlangsung lebih dari 1000 tahun.Dengan stratifikasi tersebut Pemerintah Kolonial telah menciptakan kaitan langsung antara identitas etnik dan ras seseorang dengan hak-hak kedudukan sosial, politik, hukum, dan ekonomi.Konon ia terdampar di Napabale, sebuah laguna di pantai timur Pulau Muna dan kini menjadi salah satu obyek wisata.Feodalisme di Indonesia, feodalisme di Indonesia tidak sama dengan feodalisme yang terjadi di Eropa, karena feodalisme yang berkembang di Eropa tidak pernah terjadi di Indonesia.Adapun perbedaannya berdasarkan dari dukungan ulama.
Masjid pertama dibangun pada masa pemerintahan La Titakono sebagai Raja Muna X ( ).
Mereka banyak menitipkan putra-putrinya untuk bersekolah, agar kepandaiannya dapat dimanfaatkan untuk menjadi priyayi atau dapat menaikan status orang tuanya di mata masyarakat.




Golongan Walaka tidak memakai gelar la ode.Misalnya, tidak menerima tamu di hari Sabtu dan Minggu, karena hari itu adalah hari istirahat.Sistem feodal ini tumbuh dan berakar dalam kehidupan masyarakat Eropa setelah pecahnya kerajaan Romawi oleh serbuan bangsa Jerman.Apabila seorang vassal meninggal, maka lahan pertanian kembali kepada pemiliknya (tuan tanah atau bangsawan).Sebab, dia adalah pegawai pemerintah kolonial Belanda yang pernah menjabat sebagai kontroler (setingkat bupati) di Kerajaan Muna selama kurang lebih dua tahun (1933-1935).Penguasaan atas lahan oleh bangsawan, pada dasarnya hanya sebagai pinjaman dari raja yang diperoleh pada saat upacara pemberian kekuasaan atas lahan tersebut.Ketika itu Sarano Wuna terdiri atas enam anggota, yaitu raja, bhonto balano, dan ke-4 ghoerano (empat kepala wilayah yang menjadi basis utama Kerajaan Muna).Mereka tidak lagi menginginkan adanya sistem kekuasaan secara tradisional yang turun temurun, melainkan secara rasional berdasarkan kemampuan, kecakapan dan keterampilan memimpin.Mereka yang berada pada lapisan sosial di bawahnya dianggap orang yang tidak memiliki sopan santun atau tatakrama; 3) Gelar pendidikan.Dalam struktur pemerintahan kerajaan, golongan Walaka berhak menduduki jabatan bhonto bhalano, sebagaimana yang telah dirintis La Marati.Setiap industri tidak selalu menggunakan alat-alat canggih, yang terpenting usaha manusia itu sendiri untuk mendapatkan penghasilan.
Sikap, perilaku, dan tindakan tersebut terdapat dalam setiap kehidupan.
Untuk meningkatkannya perlu diusahakan: pertama peluang kesempatan kerja bagi penduduk yang berkembang; kedua, taraf hidup masyarakat dengan meningkatkan penghasilan perkapita; dan ketiga meningkatkan neraca perdagangan.




[L_RANDNUM-10-999]